Selasa, 23 Oktober 2018

Sejarah perkembangan PT Unilever Indonesia,Tbk

Sejarah perkembangan
 PT Unilever Indonesia,Tbk

Hasil gambar untuk gedung pt unilever


Pada tanggal 22 November 2000, perusahaan mengadakan perjanjian dengan PT Anugrah Indah Pelangi, untuk mendirikan perusahaan baru yakni PT Anugrah Lever (PT AL) yang bergerak di bidang pembuatan, pengembangan, pemasaran dan penjualan kecap, saus cabe dan saus-saus lain dengan merk dagang Bango, Parkiet dan Sakura dan merk-merk lain atas dasar lisensi perusahaan kepada PT Al.Pada tanggal 3 Juli 2002, perusahaan mengadakan perjanjian dengan Texchem Resources Berhad, untuk mendirikan perusahaan baru yakni PT Technopia Lever yang bergerak di bidang distribusi, ekspor dan impor barang-barang dengan menggunakan merk dagang Domestos Nomos. Pada tanggal 7 November 2003, Texchem Resources Berhad mengadakan perjanjian jual beli saham dengan Technopia Singapore Pte. Ltd, yang dalam perjanjian tersebut Texchem Resources Berhad sepakat untuk menjual sahamnya di PT Technopia Lever kepada Technopia Singapore Pte. Ltd.Dalam Rapat Umum Luar Biasa perusahaan pada tanggal 8 Desember 2003, perusahaan menerima persetujuan dari pemegang saham minoritasnya untuk mengakuisisi saham PT Knorr Indonesia (PT KI) dari Unilever Overseas Holdings Limited (pihak terkait). Akuisisi ini berlaku pada tanggal penandatanganan perjanjian jual beli saham antara perusahaan dan Unilever Overseas Holdings Limited pada tanggal 21 Januari 2004. Pada tanggal 30 Juli 2004, perusahaan digabung dengan PT KI. Penggabungan tersebut dilakukan dengan menggunakan metoda yang sama dengan metoda pengelompokan saham (pooling of interest). Perusahaan merupakan perusahaan yang menerima penggabungan dan setelah penggabungan tersebut PT KI tidak lagi menjadi badan hukum yang terpisah. Penggabungan ini sesuai dengan persetujuan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dalam suratnya No. 740/III/PMA/2004 tertanggal 9 Juli 2004.Pada tahun 2007, PT Unilever Indonesia Tbk. (Unilever) telah menandatangani perjanjian bersyarat dengan PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (Ultra) sehubungan dengan pengambilalihan industri minuman sari buah melalui pengalihan merek “Buavita” dan “Gogo” dari Ultra ke Unilever. Perjanjian telah terpenuhi dan Unilever dan Ultra telah menyelesaikan transaksi pada bulan Januari 2008.Sampai saat ini. PT Unilever Indonesia,Tbk terus berupaya meningkatkan kinerja baik secara intern maupun ekstern. Hal ini demi terwujudnya salah satu tujuan dari PT Unilever Indonesia,Tbk yang ingin berkontribusi dalam mewujudnyatakan Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia dan ikut serta dalam memenuhu kebutuhan serta aspirasi masyarakat. 

Senin, 22 Oktober 2018

PT UNILEVER INDONESIA,Tbk


PT UNILEVER INDONESIA,Tbk

Profil PT UNILEVER INDONESIA,Tbk
Logo Masing-masing dari ikon mempunyai arti yang berkaitan erat dengan komitmen kami yang tertuju pada aspek-aspek kehidupan berkelanjutan dala masyarakat.
Visi To become the first choice of consumer, costumer and community.
Misi Menjadi yang terbaik dalam memenuhi kebutuhan dan aspirasi konsumen.

Tujuan corporate kami adalah bahwa kesuksesan memerlukan standar tertinggi dari perilaku corporate terhadap setiap orang yang bekerja dengan kami, komunitas yang kami sentuh dan lingkungan yang terdampak dari pekerjaan kami.
Kami selalu percaya akan kekuatan brand kami dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat. Semakin bertumbuhnya bisnis kami, semakin meningkat pula tanggung jawab kami. Kami mengenali tantangan global yang terjadi saat ini seperti dampak lingkungan hidup dari kegiatan perindustrian. Maka dari itu, kami selalu mempertimbangkan dampak dari kegiatan kami lakukan. Tanggung jawab pada lingkungan dan kebutuhan serta aspirasi masyarakat itu adalah hal yang sangat penting bagi kami.

Yaa..jadi itulah sekilas profil mengenai PT UNILEVER INDONESIA,Tbk .